Rabu, 19 November 2025

Daftar LCD Samsung yang Wajib Menggunakan LCD Original Setelah Update Android 16

 Sebuah informasi penting beredar mengenai kompatibilitas layar (LCD) pada berbagai perangkat Samsung setelah pembaruan sistem operasi ke Android 16. Informasi ini menyebutkan bahwa sejumlah model Samsung tidak lagi mendukung penggunaan LCD merek lain, termasuk panel OLED non-original.

Artinya, setelah perangkat diperbarui ke Android 16, satu-satunya layar yang akan berfungsi normal hanyalah LCD original Samsung.

Kebijakan ini sangat penting untuk diketahui oleh pengguna Samsung, teknisi, dan pemilik konter servis agar tidak mengalami masalah setelah mengganti layar pada perangkat yang sudah menerima update terbaru.


1. Alasan Wajib Menggunakan LCD Original

Setelah update Android 16, sistem Samsung melakukan deteksi yang lebih ketat terhadap hardware, termasuk layar. LCD non-original pada umumnya tidak memiliki kecocokan IC, firmware, maupun kalibrasi bawaan pabrik.

Akibatnya, beberapa masalah yang sering muncul antara lain:

  • Layar tidak muncul (black screen)

  • Ghost touch / layar bergerak sendiri

  • Warna tidak stabil, pudar, atau bergelombang

  • Perangkat tidak bisa menyala setelah pemasangan

  • Error setelah restart atau setelah charge

  • Sensor cahaya dan auto-brightness tidak berfungsi

Karena itu, penggunaan LCD original merupakan satu-satunya solusi aman agar perangkat bekerja seperti normal.


2. Daftar Perangkat Samsung yang Terkena Dampak

A. Galaxy A Series

  • Galaxy A06 (4G/5G)

  • Galaxy A07

  • Galaxy A15 / A15 5G

  • Galaxy A16 (4G/5G)

  • Galaxy A17 (4G/5G)

  • Galaxy A24

  • Galaxy A25

  • Galaxy A26

  • Galaxy A33

  • Galaxy A34

  • Galaxy A35

  • Galaxy A37

  • Galaxy A53

  • Galaxy A54

  • Galaxy A55

  • Galaxy A56

  • Galaxy A73
    → 


B. Galaxy S Series

  • Galaxy S22

  • Galaxy S22+

  • Galaxy S23 / S23+

  • Galaxy S23 FE

  • Galaxy S23 Ultra

  • Galaxy S24 / S24+

  • Galaxy S24 FE

  • Galaxy S24 Ultra

  • Galaxy S25 / S25+

  • Galaxy S25 Ultra
    → 


C. Galaxy Z Series (Fold & Flip)

  • Galaxy Z Fold 4

  • Galaxy Z Fold 6

  • Galaxy Z Fold 7

  • Galaxy Z Flip 4

  • Galaxy Z Flip 5

  • Galaxy Z Flip 7
    → 


D. Perangkat Tablet Samsung

  • Galaxy Tab S8 / S8+ / S8 Ultra

  • Galaxy Tab S9 / S9 Ultra

  • Galaxy Tab A9 / A9+

  • Tab S10 Series

  • Tab S11 Series
    → 


3. Dampak Bagi Pengguna dan Teknisi

A. Dampak bagi Pengguna

  • Biaya penggantian layar lebih tinggi karena harus menggunakan LCD original.

  • Risiko kerusakan layar setelah update dapat dihindari.

  • Kualitas tampilan, warna, kontras, dan respons sentuhan tetap maksimal.

  • Mengurangi risiko perangkat mati total akibat LCD tidak kompatibel.

B. Dampak bagi Teknisi / Konter Servis

  • Harus memberikan edukasi kepada pelanggan mengenai risiko LCD KW.

  • Perlu menyetok LCD original karena LCD aftermarket tidak lagi kompatibel.

  • Menghindari komplain pelanggan karena layar tidak muncul setelah pemasangan.

  • Jika perangkat sudah update Android 16, pemasangan LCD non-original hampir pasti gagal.


Kesimpulan

Update Android 16 membawa perubahan besar pada komponen hardware yang digunakan oleh Samsung, terutama pada bagian layar. Hal ini membuat banyak perangkat hanya cocok dengan LCD original dan tidak bisa lagi memakai LCD non-original.
Untuk menjaga performa, kualitas, dan keamanan perangkat, pengguna sangat disarankan menggunakan LCD original Samsung jika perangkatnya termasuk dalam daftar di atas.

Ikuti Blog Lombok GSM

Dukung kami dengan menjadi pengikut blog ini agar tidak ketinggalan update tutorial servis HP, flashing, IMEI, dan trik terbaru.

✔ IKUTI BLOG
Tutup

Drivers Spreadtrum Fix to Old & Latest

Drivers Spreadtrum — Fix to Old & Latest Version

Driver Spreadtrum (SPD USB Driver) adalah salah satu komponen paling penting dalam proses perbaikan software, flashing, dan koneksi perangkat Android berbasis chipset Spreadtrum atau Unisoc ke komputer Windows. Tanpa driver ini, perangkat tidak akan terbaca oleh komputer sehingga berbagai tool flashing juga tidak dapat mendeteksi perangkat yang sedang diperbaiki. Hal ini sering menjadi masalah umum bagi teknisi, terutama di Windows 10 dan Windows 11 yang memiliki keamanan driver jauh lebih ketat dibandingkan versi Windows sebelumnya. Banyak pengguna mengalami perangkat tidak muncul di Device Manager, port hanya muncul sebentar lalu hilang, atau proses flashing berhenti pada 0%. Semua masalah tersebut biasanya terjadi karena driver SPD yang tidak terpasang dengan benar atau karena Windows memblokir driver tertentu.

Untuk mengatasi masalah tersebut, pada halaman ini disediakan dua jenis driver yang bisa digunakan sesuai kebutuhan: Driver Old dan Driver Latest. Kedua driver ini memiliki fungsi yang berbeda, namun keduanya sama-sama penting untuk teknisi yang sering menangani perangkat Spreadtrum. Menggunakan dua jenis driver ini memungkinkan teknisi menyesuaikan driver sesuai dengan tipe chipset, jenis tool flashing, atau versi Windows yang digunakan.


Mengapa Ada Driver Old dan Driver Latest?

Driver Lama (Old Version)

Driver Old merupakan driver yang banyak digunakan untuk proses flashing perangkat SPD generasi lama. Driver ini biasanya diperlukan ketika teknisi bekerja menggunakan tool seperti ResearchDownload, UpgradeDownload, ataupun beberapa dongle dan box lama yang belum diperbarui ke standar USB modern. Keunggulan utama driver Old adalah sifatnya yang stabil untuk perangkat lama yang masih menggunakan protokol komunikasi lama. Di beberapa kasus, perangkat tidak akan terbaca jika teknisi hanya mengandalkan driver terbaru. Oleh karena itu, Driver Old masih sangat dibutuhkan terutama di lingkungan servis software yang menangani berbagai jenis perangkat SPD lawas.

Selain itu, Driver Old biasanya memerlukan proses instalasi yang sedikit lebih manual, seperti menonaktifkan Driver Signature Enforcement pada Windows. Hal ini karena driver lama menggunakan format penandatanganan digital yang tidak sesuai dengan standar keamanan Windows modern. Namun demikian, bagi teknisi, hal ini bukanlah kendala besar, karena setelah driver berhasil di-install, perangkat biasanya langsung terbaca secara stabil dan dapat digunakan untuk proses flashing maupun perbaikan software lain.

Driver Terbaru (Latest Version)

Sementara itu, Driver Latest adalah driver yang telah disesuaikan dengan standar Windows terbaru, dilengkapi dengan installer modern, dan mendukung chipset SPD/Unisoc generasi baru. Driver jenis ini sangat cocok digunakan pada Windows 10 dan Windows 11 karena lebih aman, lebih kompatibel, serta mengikuti standar keamanan USB terbaru. Banyak perangkat keluaran terbaru tidak akan terbaca jika pengguna hanya menggunakan driver lama. Dengan menggunakan Driver Latest, teknisi dapat memastikan bahwa perangkat akan dikenali oleh Device Manager tanpa error seperti “USB Device Not Recognized” atau “SPD Device Failed”.

Driver Latest juga lebih mudah diinstal karena sudah mendukung instalasi otomatis tanpa harus mematikan Driver Signature Enforcement. Windows umumnya langsung mengenali sertifikat driver ini, membuat proses instalasi menjadi lebih cepat, aman, dan praktis. Bagi teknisi modern, driver ini adalah pilihan utama ketika menangani perangkat SPD keluaran terbaru atau menggunakan tool flashing generasi baru.


Masalah Umum yang Bisa Diatasi Dengan Driver SPD

Menginstal driver SPD dengan benar dapat mengatasi berbagai masalah klasik yang sering dialami teknisi, antara lain:

  • Perangkat SPD tidak muncul di Device Manager

  • Port USB muncul sebentar lalu hilang

  • Flashing berhenti di 0% dan tidak ada progress

  • Tool seperti ResearchDownload, UpgradeDownload, atau Unisoc Tool tidak dapat membaca perangkat

  • HP terdeteksi sebagai “Unknown USB Device”

  • Proses reading firmware gagal karena driver tidak stabil

  • Windows memblokir perangkat karena dianggap tidak aman

Dengan menggunakan kombinasi Driver Old dan Driver Latest, hampir semua masalah di atas bisa teratasi. Jika driver terbaru tidak bekerja, gunakan driver Old. Sebaliknya, jika perangkat lama tidak terbaca dengan driver Old, maka gunakan driver Latest. Fleksibilitas inilah yang membuat kedua driver ini wajib dimiliki oleh teknisi.


📥 Download Drivers Spreadtrum (Old & Latest Version)

Berikut daftar file yang tersedia dan dapat langsung diunduh:

FileKeteranganTombol Download
SP Driver OLD     Driver lama untuk Windows 7/8/10/11Download Old
SPD Latest Full package + installer terbaruDownload Latest

Catatan Penting Sebelum Instalasi

  • Jika menggunakan driver Old, Anda mungkin perlu mematikan Driver Signature Enforcement.

  • Untuk driver terbaru, pastikan menjalankan installer sebagai Administrator.

  • Hapus driver tabrakan atau driver yang tidak cocok di Device Manager sebelum instalasi ulang.

  • Gunakan kabel USB original atau berkualitas baik agar deteksi perangkat lebih stabil.


Kesimpulan

Dengan adanya dua pilihan driver Spreadtrum—Old dan Latest—halaman ini memberikan solusi lengkap untuk berbagai kebutuhan teknisi software. Driver Old tetap menjadi andalan untuk perangkat generasi lama dan tool klasik, sedangkan Driver Latest memberikan kompatibilitas maksimal untuk perangkat baru dan Windows modern. Dengan memahami fungsi dan kebutuhan masing-masing driver, teknisi dapat menghindari berbagai masalah seperti perangkat tidak terbaca, port hilang, flashing gagal, hingga error koneksi lainnya.

Driver SPD yang terpasang dengan benar adalah fondasi suksesnya proses flashing dan perbaikan software. Oleh karena itu, mengunduh dan memasang driver yang tepat merupakan langkah pertama yang sangat penting sebelum melakukan perbaikan apa pun pada perangkat Spreadtrum atau Unisoc. Dengan menggunakan dua driver ini, Anda dapat bekerja lebih cepat, lebih akurat, dan jauh lebih stabil.

Ikuti Blog Lombok GSM

Dukung kami dengan menjadi pengikut blog ini agar tidak ketinggalan update tutorial servis HP, flashing, IMEI, dan trik terbaru.

✔ IKUTI BLOG
Tutup

Apa Itu Service Online by Remote?



Apa Itu Service Online by Remote? Cara Kerja, Kelebihan, dan Persiapan Lengkap

Dalam dunia perbaikan smartphone modern, kini banyak teknisi profesional yang menawarkan service online by remote — sebuah metode perbaikan jarak jauh tanpa perlu datang ke konter.
Layanan ini sangat membantu pengguna yang berada jauh dari lokasi servis, ingin hemat waktu, atau membutuhkan solusi cepat.


Apa Itu Service Online by Remote?

Service online by remote adalah layanan perbaikan software HP yang dilakukan dari jarak jauh menggunakan koneksi internet dan aplikasi remote control seperti:

  • UltraViewer

  • TeamViewer

  • AnyDesk

Melalui aplikasi tersebut, teknisi dapat mengakses komputer pelanggan untuk menjalankan tools perbaikan yang terhubung ke HP pelanggan.
Hasilnya: banyak kerusakan software bisa diperbaiki tanpa perlu bertemu langsung.


Kerusakan Apa Saja yang Bisa Diperbaiki via Remote?

1. Unlock / Lupa Password / Pola

  • Pola

  • PIN

  • FRP Google

  • Mi Account (tertentu)

  • Samsung akun bypass (tipe tertentu)

2. Flashing & Perbaikan Bootloop

  • HP stuck logo

  • Gagal update

  • Softbrick

3. Remove Bug & Error

  • IMEI nonaktif (perangkat tertentu)

  • Sinyal hilang setelah update

  • Sistem lemot / force close

4. Aktivasi Tools Digital

  • MRT activation

  • UMT, Infinity, EFT, Hydra, dll

5. Reset HP Tanpa Hilang Data

  • Untuk model yang mendukung


Bagaimana Cara Kerja Service Online by Remote?

1. Konsultasi Kerusakan

Pelanggan menjelaskan keluhan HP: bootloop, lupa pola, sinyal hilang, dll.

2. Cek Kelayakan Remote

Teknisi memastikan apakah kerusakan bisa dikerjakan online.

3. Install Aplikasi Remote di PC/Laptop

Contoh:

Pelanggan mengirim ID + Password ke teknisi.

4. Hubungkan HP ke PC

Dengan kabel USB + driver yang sesuai.

5. Teknisi Mulai Pengerjaan

Teknisi mengontrol PC pelanggan dan menjalankan tools perbaikan.

6. HP Selesai Diperbaiki

HP normal kembali, FRP hilang, bug hilang, pola hilang.


Apa Saja yang Perlu Disiapkan Sebelum Service Online by Remote?

  1. PC / Laptop

  2. Internet Stabil (min 3–5 Mbps)

  3. Kabel Data Bagus/Original

  4. Aplikasi Remote (UltraViewer/TeamViewer/AnyDesk)

  5. Baterai HP ≥ 50%

  6. ID + Password aplikasi remote


Apakah Aman Melakukan Service Remote?

Aman, selama dilakukan oleh teknisi terpercaya.

Keamanan dijamin karena:

  • Password aplikasi remote berubah otomatis

  • Akses hanya diberikan saat session berlangsung

  • Teknisi hanya menggunakan PC untuk mengoperasikan tools

  • Tidak bisa membuka file pribadi tanpa izin


Kelebihan Service Online by Remote

✔ Tidak perlu datang ke konter
✔ Cepat (15–30 menit)
✔ Hemat biaya
✔ Bisa dilakukan kapan saja
✔ Aman & transparan
✔ Cocok bagi yang jauh dari kota


Kapan Service Remote Tidak Bisa Dilakukan?

  • Kerusakan hardware berat

  • Konektor USB rusak

  • HP tidak terbaca PC


Penutup

Service online by remote adalah solusi modern, cepat, dan efektif untuk memperbaiki berbagai masalah software HP tanpa harus keluar rumah.
Dengan persiapan yang tepat dan teknisi yang berpengalaman, proses perbaikan dapat berjalan aman, mudah, dan hasilnya maksimal seperti servis langsung di konter.

🔒 Sebelum melakukan layanan ini, pastikan Anda membaca ketentuan lengkap dan penjelasan resmi pada halaman berikut:

📢 DISCLAIMER

Ikuti Blog Lombok GSM

Dukung kami dengan menjadi pengikut blog ini agar tidak ketinggalan update tutorial servis HP, flashing, IMEI, dan trik terbaru.

✔ IKUTI BLOG
Tutup

Halaman tersebut berisi disclaimer, syarat layanan, batasan perbaikan, dan aturan keamanan yang wajib dipahami sebelum proses remote dilakukan.

Dokumentasi Perbaikan dan Troubleshooting-Lombok Gsm

Ikuti Blog Lombok GSM

Dukung kami dengan menjadi pengikut blog ini agar tidak ketinggalan update tutorial servis HP, flashing, IMEI, dan trik terbaru.

✔ IKUTI BLOG
Tutup

Selasa, 18 November 2025

Driver MediaTek

Driver MediaTek (MTK) merupakan komponen penting yang wajib dimiliki oleh teknisi maupun pengguna smartphone berbasis chipset MediaTek. Tanpa driver yang benar, proses seperti flashing, unlock bootloader, perbaikan software, test point, hingga bypass akun tidak akan bisa berjalan normal. Bahkan, beberapa tool seperti SP Flash Tool, MTK Meta Utility, dan pandora box akan menolak mendeteksi perangkat apabila driver belum terpasang dengan baik.

Pada artikel ini, kami menyediakan kumpulan link download driver MediaTek versi terbaru dan versi lama, lengkap dengan fungsi, kompatibilitas, dan rekomendasi instalasi agar meminimalisir error seperti device tidak terbaca, BROM Error, ataupun Unauthorized.

---

Apa itu Driver MediaTek?

    Driver MediaTek adalah sebuah paket perangkat lunak yang berfungsi sebagai penghubung antara komputer (Windows) dengan perangkat Android yang menggunakan chipset MTK. Ketika driver terpasang dengan benar, komputer dapat membaca jalur komunikasi penting seperti:

  • Preloader
  • DA (Download Agent)
  • Brom Port
  • USB VCOM
  • CDC Serial
  • USB Debugging (ADB)
  • Fastboot

Tanpa driver ini, perangkat tidak akan terdeteksi, terutama ketika berada dalam mode mati (off), bootrom, atau preloader test point.

---

Mengapa Driver MTK Penting?

Berikut beberapa alasan mengapa driver MediaTek wajib dipasang:

1. Agar perangkat terbaca di SP Flash Tool

Semua aktivitas flashing ROM, memformat, unlock, dan repair membutuhkan komunikasi langsung ke chipset via preloader atau Brom.

2. Mengatasi perangkat yang hanya getar atau mati total (hardbrick)

Ponsel yang mati total biasanya hanya bisa dikenali melalui port preloader yang membutuhkan driver MTK.

3. Untuk menjalankan tool pihak ketiga

seperti:

  • MTK Meta Utility
  • Pandora Tool
  • Hydra
  • MRT
  • Unlocktool
  • UFi Box

Semua tool tersebut bergantung pada driver VCOM, Brom, dan USB port.

4. Bypass akun (FRP/MI/OPPO/Realme/Vivo)

Proses bypass memakai mode Download atau EDL (khusus MTK) yang perlu driver khusus agar Windows dapat membuka jalur komunikasi.

5. Kompatibilitas lintas Windows

Driver MTK tersedia untuk Windows 7, 8, 10, hingga 11 baik versi 32-bit maupun 64-bit.

---

Kumpulan Download Driver MediaTek Terbaru dan Lengkap

Di bawah ini adalah daftar driver MTK yang paling banyak digunakan oleh teknisi seluruh dunia.

---

1. MTK USB All Driver (Full Package)

Paket driver lengkap mencakup Preloader, Brom, VCOM, ADB, Fastboot, dan Serial.

Fitur:

Mendukung Windows 7 – 11

Auto install

Support chipset MT6572 – MT6889

Stabil untuk flashing dan test point

Download:

👉 MTK USB All Driver v1.0 / v1.1

---

2. MediaTek VCOM Driver (Automatic Installer)

Driver paling populer dan ringan digunakan untuk SP Flash Tool.

Fungsi:

Reading Preloader Port

Flashing via SP Flash Tool

Auto detect Brom

Download:

👉 MTK VCOM Auto Installer

---

3. MTK Driver Auto Installer 1.1352

Versi klasik, sangat stabil untuk OS Windows lama maupun baru.

Keunggulan:

Kompatibel laptop low-end

Anti error pemasangan

Dipakai banyak teknisi dari era Android 4 hingga Android 14

Download:

👉 Driver Auto Installer 1.1352

---

4. MTK CDC Driver (ADB to Serial)

Driver tambahan agar Windows dapat membaca perangkat MTK saat debugging aktif.

Download:

👉 CDC Serial Driver MTK

---

5. MediaTek DA USB VCOM Driver

Khusus untuk tool yang memerlukan DA/DA Auth.

Download:

👉 DA USB VCOM Driver Pack

---

6. LibUSB MTK Driver (Untuk Bypass Auth)

Driver ini digunakan ketika melakukan bypass AUTH menggunakan tool tertentu, seperti:

  • MTK Client
  • SP Flash Tool with Auth Bypass
  • Python bypass (Modem port)
  • MTK Meta Utility
  • Keunggulan:
  • Membuka akses ke Brom Mode
  • Bisa untuk bypass SLA/DAA

Download:

👉 LibUSB MTK Driver (Win10/11)

---

7. MTK Port Fix Driver (Untuk PC Tidak Bisa Read Brom)

Sering kali Windows memblokir port MTK sehingga tidak muncul Brom Port. Driver ini membantu membuka kembali jalurnya.

Download:

👉 MTK Port Fix 2024 (Signed)

---

Cara Install Driver MediaTek di Windows

Berikut langkah instalasi yang aman dan tanpa error:

---

Langkah 1: Matikan Driver Signature Enforcement (khusus Win 8–11)

Banyak driver MTK bersifat unsigned, sehingga Windows akan memblokirnya.

Untuk mematikan:

1. Buka Settings → Update & Security

2. Pilih Recovery

3. Klik Restart Now

4. Pilih Troubleshoot

5. Masuk ke Startup Settings

6. Tekan angka 7 (Disable Driver Signature Enforcement)

---

Langkah 2: Install Driver MTK

Klik kanan Run as Administrator

Install hingga selesai

Restart PC

---

Langkah 3: Cek Apakah Driver Terpasang

1. Hubungkan ponsel MTK dalam kondisi mati

2. Buka Device Manager

3. Akan muncul port seperti:

  • MediaTek Preloader USB VCOM
  • MediaTek DA USB VCOM Port
  • MediaTek USB Port
  • MediaTek Brom Port

Jika muncul seperti di atas, maka driver sudah berhasil terpasang.

---

Masalah Umum dan Solusi Driver MediaTek

1. Device Tidak Terdeteksi

Solusi:

Gunakan kabel USB original

Install ulang driver

Coba port USB 2.0

Matikan Windows Update yang memblokir driver unsigned

---

2. Muncul Brom Error di SP Flash Tool

Biasanya terjadi karena:

Driver tidak lengkap

Preloader tidak stabil

Salah scatter atau firmware

Solusi:

Gunakan driver MTK USB All

Ubah mode Download Only → Firmware Upgrade

Test point untuk masuk Brom Clean

---

3. Windows Menolak Driver

Solusi:

Aktifkan mode disable signature seperti langkah di atas.

---

Driver Mana yang Harus Anda Gunakan?

Untuk teknisi yang bekerja dengan banyak model HP, berikut rekomendasi:

Kebutuhan driver Rekomendasi

Flashing MTK USB All Driver / VCOM Driver

Bypass Auth LibUSB MTK / Brom Fix

Hardbrick VCOM + Preloader

Debugging ADB + CDC Driver

Unlock / Relock MTK Driver Auto Installer

---

Kesimpulan

Driver MediaTek adalah komponen utama dalam melakukan perbaikan software pada perangkat berbasis chipset MTK. Tanpa driver yang tepat, proses flashing, repair, hingga bypass akan mengalami banyak kendala. Pada artikel ini, kami sudah menyediakan kumpulan driver MTK paling lengkap, mulai dari versi lama yang stabil hingga versi terbaru yang mendukung bypass AUTH modern.

Pastikan untuk memasang driver sesuai kebutuhan agar perangkat terbaca dengan baik di Windows. Bila driver mengalami masalah, gunakan MTK Port Fix atau LibUSB untuk memastikan jalur komunikasi tetap berjalan normal.




Ikuti Blog Lombok GSM

Dukung kami dengan menjadi pengikut blog ini agar tidak ketinggalan update tutorial servis HP, flashing, IMEI, dan trik terbaru.

✔ IKUTI BLOG
Tutup

Minggu, 16 November 2025

Studi Kasus – Realme C60 Lupa Password, Unit Original Lengkap Dus Pembelian

 


CARA PERBAIKAN REALME C60 CHIPSET SPD MENGGUNAKAN PANDORA BOX – FULL LOG, ANALISA, DAN STUDI KASUS

Perbaikan perangkat dengan chipset SPD/Unisoc, khususnya model-model terbaru seperti Realme C60, memerlukan pemahaman yang lebih dalam karena sistem keamanan yang semakin ketat. Perangkat Realme generasi baru hadir dengan proteksi FRP yang lebih kuat, struktur partisi yang menggunakan filesystem modern seperti F2FS, serta loader yang hanya dapat diakses oleh tool yang benar-benar kompatibel. Pada artikel ini saya membagikan pengalaman teknis lengkap dalam menangani Realme C60 menggunakan Pandora Tool v9.10, disertai analisa log, langkah pengerjaan, serta kondisi kasus asli yang saya tangani di lapangan.


1. Studi Kasus – Realme C60 Lupa Password, Unit Original Lengkap Dus Pembelian

Perangkat Realme C60 yang saya kerjakan saat itu datang dalam keadaan lupa password. Pemilik tidak bisa membuka lockscreen sama sekali karena password yang dimasukkan selalu salah. Keadaan seperti ini umum terjadi pada pengguna yang mengganti kunci layar dan tidak sempat melakukan backup atau sinkronisasi akun Google.

Poin penting dalam kasus ini adalah:
✔ Unit asli, lengkap dengan kotak pembelian
✔ Ada bukti kepemilikan sah
✔ Tidak ada tanda-tanda modifikasi sebelumnya

Karena perangkat 100% resmi milik pengguna, maka proses yang dilakukan legal dan aman. Untuk membuka perangkat yang lupa sandi seperti ini, metode terbaik adalah melakukan:

  • Erase FRP

  • Wipe Data

  • Regenerasi filesystem agar sistem fresh kembali

Pandora Box menjadi pilihan dalam kasus ini karena tool ini dikenal sangat stabil dalam menangani chipset UMS9230/Unisoc yang digunakan pada Realme C60.

Selain itu, perlu diketahui bahwa pada saat pengerjaan, Pandora belum menyediakan tipe Realme C60 secara resmi dalam daftar modelnya. Oleh karena itu, saya menggunakan profil Realme C51 RMX3830 sebagai pengganti, karena tipe tersebut memiliki struktur platform, loader, dan baseband yang paling mendekati Realme C60. Metode ini terbukti efektif—Pandora tetap bisa membaca port, mengambil loader, dan mengeksekusi proses FRP dan Wipe dengan lancar tanpa error apa pun.


2. Proses Koneksi & Handshake Loader SPD

Tahap awal dimulai dengan memasukkan perangkat ke mode yang dikenali oleh Pandora. Pada chipset SPD, proses handshake atau identifikasi awal harus berjalan sempurna agar tool bisa membaca partisi.

Log awal menunjukkan:

  • Switch virtual port → OK

  • Connect Type-C → OK

  • Waiting for device → OK

  • Device: UNISOC ums9230, SPRD v06 diag → OK

Ini artinya perangkat sudah berhasil masuk ke mode komunikasi dan Pandora dapat mengambil alih loader.

Beberapa perangkat Realme baru sering gagal pada tahap ini ketika menggunakan tool lain, tetapi Pandora terbukti lebih kompatibel.


3. Loader & Preloader Terhubung Sempurna

Bagian ini sangat krusial. Banyak teknisi mengalami kasus loader tidak terbaca pada ponsel Realme terbaru, apalagi dengan security patch 2025.

Namun pada log terlihat:

  • Connect preloader 1 → OK

  • Connect preloader 2 → OK

  • Connect loader 1 → OK

  • Connect loader 2 → OK

Hasil ini menunjukkan Pandora sudah memiliki loader khusus untuk Realme C60. Tool mampu membuka proteksi software tanpa memerlukan bypass tambahan.


4. Pembacaan Informasi Perangkat (Device Info)

Setelah loader terbuka, Pandora langsung menarik data sistem:

  • Brand: realme

  • Model: RMX3830 (Realme C60)

  • Chipset: ums9230 / Tiger T616 (Unisoc)

  • Build ID: TP1A.220624.014

  • Security Patch: 1 Mei 2025

  • Version Release: REL

Dengan security patch Mei 2025, Realme C60 sudah memakai proteksi baru yang lebih kuat. Ini menjelaskan kenapa tidak semua tool dapat menangani perangkat tersebut.


5. Proses Erase FRP & Wipe Data dengan Pandora Box

Setelah identitas perangkat terbaca lengkap, barulah pengerjaan inti dilakukan.

Pandora mengeksekusi:

  • Read partition info → OK

  • Checking A/B state → OK

  • Formatting persist → OK

  • Formatting superdata → OK

  • Formatting cache → OK

  • Formatting metadata → OK

Kemudian:

Membuat filesystem baru:
✔ Cache → EXT4
✔ Userdata → F2FS (lebih cepat & modern)

Format userdata ke F2FS sangat penting karena memberi performa lebih baik dibanding EXT4. Proses berjalan mulus tanpa error.

Hasil akhirnya:

Done!
Artinya semua tahapan erase FRP dan wipe selesai sukses.


6. Kondisi Setelah Proses Berhasil

Setelah perangkat dihidupkan:

  • Realme C60 masuk ke menu setup awal

  • Password lama hilang total

  • FRP sudah bersih

  • Tidak ada error system

  • Device siap login akun Google baru

Karena unit ini asli dan lengkap dus pembelian, pemilik tinggal melakukan konfigurasi ulang tanpa kendala.


7. Catatan Penting Untuk Teknisi

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menangani Realme C60 atau chipset SPD sejenis:

✔ Gunakan tool yang kompatibel Unisoc terbaru
✔ Gunakan kabel Type-C berkualitas (SPD sensitif pada handshake)
✔ Kerjakan hanya perangkat milik pemilik asli
✔ F2FS pada userdata adalah standar normal Realme modern


8. Kesimpulan

Pengerjaan Realme C60 dengan masalah lupa password menggunakan Pandora Tool v9.10 berjalan 100% sempurna. Unit resmi, lengkap dus pembelian, memastikan proses legal dan aman.
Pemilihan tipe Realme C51 RMX3830 di Pandora terbukti efektif meskipun tipe Realme C60 belum tersedia secara resmi. Pandora menunjukkan kompatibilitas tinggi untuk chipset Unisoc terbaru, termasuk security patch tahun 2025.

Dengan analisa log yang jelas, loader terbaca sempurna, dan format partisi tanpa error, Realme C60 berhasil kembali ke kondisi fresh seperti perangkat baru. Metode ini menjadi solusi efektif dan profesional untuk teknisi yang menangani kasus lupa password, FRP, atau wipe data pada perangkat Realme chipset SPD terbaru.


Ikuti Blog Lombok GSM

Dukung kami dengan menjadi pengikut blog ini agar tidak ketinggalan update tutorial servis HP, flashing, IMEI, dan trik terbaru.

✔ IKUTI BLOG
Tutup

Cara Repair Imei Realme C75X RMX5020 Menggunakan Pandora Box




    Repair IMEI pada perangkat Realme generasi baru seperti Realme C75X RMX5020 memang sering menjadi tantangan tersendiri. Banyak teknisi melaporkan bahwa tipe ini belum tersedia secara resmi di Pandora Box, sehingga proses perbaikan IMEI harus dilakukan dengan metode alternatif. Pada panduan lengkap ini, saya akan menjelaskan cara repair IMEI Realme C75X RMX5020 berbasis chipset Mediatek (MT6768) menggunakan Pandora Box, sekaligus membagikan informasi penting mengenai driver, file backup, fungsi file backup, serta alasan teknis kenapa saya menggunakan  OPPO A58 4G CPH2577 di Pandora untuk melakukan repair.

📌 1. Mengenal Realme C75X RMX5020 – Chipset MediaTek MT6768

Realme C75X RMX5020 hadir menggunakan chipset MediaTek Helio G85 / G88 (kode platform MT6768). Chipset ini termasuk generasi SoC yang masih sangat kompatibel dengan berbagai fitur Pandora Box, terutama untuk:

  • Repair IMEI

  • Backup NVRAM / NVDATA

  • Bypass SLA / DAA

  • Flashing preloader

  • Perbaikan HP mati total (dead boot)

Karena chipset ini memakai struktur partisi MTK standar, maka meskipun tipe resmi belum muncul pada Pandora Box, proses repair tetap bisa dilakukan dengan memilih tipe lain yang memiliki struktur hardware serupa.

📌 2. Kenapa Menggunakan Tipe “OPPO A58 4G CPH2577” di Pandora?

Ini poin yang banyak ditanyakan teknisi, dan saya jelaskan berdasarkan pengalaman langsung.

✔ Realme C75X RMX5020 belum tersedia di Pandora

Hingga versi Pandora 9.9, tipe RMX5020 memang belum ditambahkan secara resmi.

✔ Struktur partisi dan platform hampir identik

OPPO A58 4G CPH2577 menggunakan chipset dan layout yang sangat mirip dengan Realme C75X karena sama-sama berbasis MediaTek 6768. Sehingga proses seperti:

  • Init BROM

  • Load DA

  • Bypass DAA/SLA

  • Read security

  • Write IMEI

  • Patch CERT

semuanya berjalan normal tanpa error.

✔ Pandora Box kompatibel 100% dalam mode Preloader

Selama perangkat bisa masuk mode preloader, pemilihan tipe tidak terlalu menjadi masalah, karena pandora membaca chip langsung berdasarkan hardware ID (HW_CODE, HW_VER, PLATFORM).

✔ Proses repair terbukti sukses (LOG asli dilampirkan)

Repair IMEI langsung berhasil tanpa reboot loop dan tanpa write error.

Jadi, pemilihan tipe OPPO A58 4G adalah langkah yang tepat dan aman.

📌 3. File Yang Harus Disiapkan Sebelum Repair IMEI

1️⃣ Driver MediaTek (wajib)

Download driver Mediatek

2️⃣ File Backup (Saya sediakan sendiri dari unit normal RMX5020)

Langsung dari Realme C75X RMX5020 kondisi normal.

👉Download

Isi file backup meliputi:

  • NVRAM

  • NVDATA

  • PROTECT1 / PROTECT2

  • SECURITY (MDDB / PGPT area)

💡 Fungsi File Backup Ini Sangat Penting:

✔ Untuk memperbaiki HP mati total (dead boot)
✔ Untuk restore IMEI jika hilang setelah wipe atau update
✔ Untuk memperbaiki baseband unknown
✔ Untuk mengembalikan partisi NV hilang atau corrupt
✔ Untuk memperbaiki S/N dan WiFi MAC rusak.

📌 4. Proses Repair IMEI Realme C75X Menggunakan Pandora Box

Berikut langkah yang saya lakukan secara lengkap dan detail:

Langkah Persiapan

  1. Install driver MediaTek

  2. Siapkan kabel Type-C yang bagus

  3. Pilih model: OPPO CPH2577 (Oppo A58 4G)

  4. Matikan HP

  5. Sambungkan sambil menekan tombol volume atas bawah

📌 5. LOG HASIL REPAIR IMEI (ASLI 100%)

Selected model: OPPO CPH2577 (Oppo A58 4G)






📌 6. Hasil Akhir Repair

Setelah proses selesai:

✔ IMEI aman (tidak null)
✔ Sinyal 4G muncul normal
✔ Baseband tidak hilang
✔ Tidak bootloop
✔ Semua menu keamanan berjalan normal

Jika reboot terus, cukup lakukan wipe data via recovery. 


Tampilan IMEI sukses ter-repair







Ikuti Blog Lombok GSM

Dukung kami dengan menjadi pengikut blog ini agar tidak ketinggalan update tutorial servis HP, flashing, IMEI, dan trik terbaru.

✔ IKUTI BLOG
Tutup